by istockphoto.com

Monosodium Glutamate atau yang familiar dengan singkatan MSG merupakan kristal berwarna putih memiliki rasa gurih yang diekstrak dari asam glutamat alami yang dapat ditemukan di berbagai bahan makanan. MSG sering disebut juga sebagai micin. Mampu membuat makanan menjadi lebih sedap ternyata justru menuai berbagai isu-isu buruk terhadap MSG yang belum terbukti kebenarannya. Agar tidak salah paham lagi, berikut mitos dan fakta seputar Monosodium Glutamate.

Mitos

  1. Konsumsi MSG dapat menyebabkan sakit kepala dan migrain
  2. Dapat menimbulkan dampak negatif pada otak seperti menjadi bodoh
  3. Bisa menyebabkan obesitas jika makan pakai MSG

Padahal Faktanya…

  1. Berdasarkan bukti ilmiah terbaru MSG telah dihapus dari faktor penyebab sakit kepala dan migrain oleh International Classification of Headache Disorders (ICHD) Society yang berarti tidak ada dasar kuat terkait MSG yang ‘katanya’ dapat memicu sakit kepala dan migrain.
  2. Dilansir dari International Glutamate Information Service, sesuai dengan beberapa penelitian yang dilakukan, MSG tidak memiliki efek negatif apapun terhadap otak sekalipun dengan jumlah 10x lipat glutamat tidak masuk dan tidak mempengaruhi sistem saraf otak.
  3. MSG tidak ada keterkaitan dengan obesitas karena hampir semua MSG yang diserap dimetabolisme oleh sel-sel usus dan sel hati sehingga tidak pernah berhasil untuk masuk ke dalam sirkulasi umum tubuh apalagi sampai menyebabkan obesitas.

Nah kalau sudah tau faktanya, ternyata MSG tidak seburuk yang dipikirkan selama ini bukan? Asal digunakan secukupnya dan tidak berlebihan kamu tidak perlu khawatir lagi ketika ingin menggunakan MSG sebagai pelengkap cita rasa masakan.