Status gizi adalah hasil dari keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi selama ini. Status gizi yang baik termasuk salah satu faktor yang penting bagi dalam mencapai kesehatan yang optimal dan penentu kualitas sumber daya manusia (SDM). Rumus yang paling umum dipakai yaitu dengan menghitung nilai IMT (Indeks Massa Tubuh) menggunakan parameter berat badan (kg) yang dibagi dengan tinggi badan (m2).

(sumber gambar: p2ptmKemenkes RI)

IMT adalah salah satu pengukuran yang sederhana untuk memantau status gizi orang khususnya berkaitan dengan kekurangan dan kelebihan berat badan. Kamu bisa menghitung status gizi dengan menggunakan rumus berikut:

IMT = Berat badan (Kg)
Tinggi badan2(m)

Dilansir dari Direktorat P2PTM Kemenkes (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementrian Kesehatan) klasifikasi nasional terdiri dari tiga kategori status gizi yang dapat dilihat pada gambar diatas yaitu status gizi kurus, normal dan gemuk. Sedangkan menurut WHO (World Health Organization) klasifikasi status gizi sedikit lebih beragam yaitu underweight, normal, overweight, serta obesitas tingkat I dan II. Untuk lebih jelasnya kamu dapat lihat gambar berikut:

(sumber gambar: p2ptmKemenkes RI)