Tidak asing lagi ketika mendengar kata Junk Food yang berasal dari bahasa inggris dengan arti makanan sampah. Junk Food mengacu pada makanan yang mudah dibuat dan mudah dikonsumsi tetapi rendah kandungan gizi namun tinggi lemak, kalori dan gula yang dapat menyebabkan efek buruk pada kesehatan konsumen. Kita kerap kali keliru dan salah menganggap makanan apa saja yang termasuk kedalam Junk Food. Dilansir dari World Health Organization (WHO) terdapat beberapa jenis makanan yang termasuk dalam golongan Junk Food, yaitu seperti berikut:
a. Makanan Asinan, karena mengandung kadar garam yang sangat tinggi sehingga dapat memberatkan kerja ginjal serta mengiritasi lambung dan usus.
b. Makanan Kalengan, seperti buah-buahan atau daging yang dikemas dalam kaleng. Biasanya mengandung bahan pengawet, yang dapat mengakibatkan menurunnya kandungan gizi.
c. Makanan Gorengan, yang mengandung tinggi kalori, lemak dan minyak yang banyak sehingga dapat mengakibatkan kegemukan dan jantung koroner.

(sumber: indoindian.com)

d. Makanan Daging yang diolah, seperti sosis, ham, dan lain-lain, umumnya mengandung bahan pewarna dan pengawet yang membahayakan organ hati. Selain itu, kadar natrium yang tinggi dapat menyebabkan hipertensi dan gangguan ginjal, hingga bisa memicu kanker.
e. Mie instant, karena mengandung bahan pengawet serta kadar garam di dalam mie instant sehingga dapat menyebabkan kerja ginjal menjadi berat. Mie instant juga mengandung trans lipid yang berisiko buruk pada pembuluh darah jantung.
f. Keju olahan dapat meningkatkan berat badan dan meningkatkan gula darah.
g. Makanan asinan kering mengandung garam nitrat yang memicu munculnya zat karsiogenik di dalam tubuh, mengakibatkan tingginya risiko gangguan pada fungsi hati, serta memberatkan kerja ginjal.
h. Makanan manisan beku seperti ice cream, cake beku, dan lain-lain, umumnya mengandung
mentega tinggi yang dapat mengakibatkan obesitas dan kadar gula tinggi.
i. Makanan daging berlemak dan jeroan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, kanker usus besar, dan kanker payudara.

(sumber: travelingyuk.com)