Menurut Global Demand of Instant Noodles 2021, Indonesia menduduki peringkat kedua teratas setelah China dengan penduduk yang paling sering mengkonsumsi mie instan dibanding beberapa negara lainnya. Selain harga yang ekonomis juga cara masaknya juga lebih praktis, aroma dan rasanya pun menggoda serta bervariasi yang membuat banyak orang menjadikan mie instan sebagai makanan favorit. Namun selain banyak digemari, banyak juga hal yang menjadi pro-konta seputar mie instan, selain mie instan menjadi makanan yang ga sehat, salah satunya ya air rebusannya harus diganti agar lebih aman atau tetap ditambahkan bersamaan?

Melihat tingginya konsumsi mie instan di Indonesia, pemerintah melakukan fortifikasi pada mie instan. Fortifikasi pangan adalah menambahkan atau meningkatkan zat gizi tertentu ke dalam bahan pangan untuk meningkatkan kualitas pangan. Fortifikasi disini yaitu penambahan zat besi dan beberapa vitamin mineral lainnya pada tepung terigu ( bahan dasar mie instan). Salah satu contoh nya yaitu vitamin B3 dan B9 yang bersifat vitamin larut air. Vitamin yang larut dalam air adalah vitamin yang mudah diserap ke dalam jaringan dan secara alami tidak disimpan dalam tubuh. Hubungannya jika vitamin tersebut dimasak bersamaan dengan air maka ia akan ikut larut didalamnya.

Jadi, kamu tidak perlu mengganti air rebusan mie instan dengan yang baru karena itu sama saja dengan membuang sebagian besar vitamin larut air yang ada pada rebusan pertama pada mie dan dapat menurunkan cita rasa mie.

Ingat! terkait penjelasan diatas masih tidak membuat mie instan jadi lebih sehat ya!

Kenapa?

Pertama, yang membuat mie instan menjadi makanan tidak sehat karena tidak bergizi seimbang karena hanya berbahan dasar tepung yang artinya jika dimakan tanpa tambahan jenis lain kamu hanya mendapatkan zat gizi karbohidrat saja. Sementara tubuh memerlukan protein, serat dan beragam vitamin serta mineral yang minim bahkan tidak ada pada mie instan. Perutnya sih emang kenyang tapi tubuhnya masih lapar akan zat gizi lainnya.

Lalu didalam bumbunya terdapat kandungan natrium yang cukup tinggi hingga mencapai 40%-90% kebutuhan sehari. Itu baru konsumsi mie instan saja belum makanan yang lain, bagaimana jika terlalu sering? tentunya akan menyebabkan konsumsi natrium yang melebihi batas taksiran kebutuhan sehari dimana untuk orang dewasa yaitu sebanyak 1500 mg.

Jadi selagi bisa diminalisir, tetap pilih makanan yang beragam dan seimbang ya!

Source:

World Instant Noodles Association. 2021. Global Demand of Instant Noodles on Internet https://www.expertmarketresearch.com/reports/instant-noodles-market

Devi, N. 2010. Nutrition and food: gizi untuk keluarga. Penerbit Buku Kompas