Arti kata Sport dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah olahraga, yang berfungsi untuk memelihara kesehatan jasmani dan rohani setiap orang perlu. Baru-baru ini telah muncul kata e-Sports yang merupakan suatu istilah untuk kompetisi permainan video pemain jamak, umumnya antara para pemain profesional. Aliran permainan video yang biasanya dihubungkan dengan olahraga elektronik adalah aliran strategi waktu-nyata, perkelahian, tembak-menembak orang-pertama, dan arena pertarungan daring multi pemain. Menurut Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga menjelaskan bahwa e-Sports termasuk olahraga karena memiliki 3 unsur dasar, yakni unsur kompetitif, unsur sportifitas, dan unsur prestasi.

Lantas, bagaimana bisa permainan video yang biasa kita sebut dengan games itu termasuk e-Sports?

Berikut adalah alasan-alasannya, 

  1. Adanya Aktifitas Fisik
    Menurut penelitian seorang profesor bernama Ingo Frobose, pemain e-Sports melakukan setidaknya 400 gerakan keyboard dan mouse setiap menit. Jumlah ini empat kali lipat jumlah olahraga orang yang umumnya tidak berolahraga. Saat tangan bergerak, otak pun ijut bergerak, jadi tidak ada alasan untuk tidak menyebut e-Sports sebagai olahraga, geng. Terlebih lagi, durasi kompetisi saat para atlet mengikuti kompetisi e-Sports tidaklah singkat
  2. Ada Persaingan antar Tim
    Sama seperti olahraga lainnya yang berlomba-lomba mencari tim atau individu terbaik, e-Sports memiliki tujuan yang sama. Akan tetapi, untuk menang dalam persaingan tentunya harus ada persaingan antar atlet, yang membuat mereka harus kompetitif. Hal ini menjadikannya sebagai kegiatan olahraga karena para pemain yang terlibat harus dipersiapkan dan dilatih. Pelatihannya pun tidaklah main main, dan intensitasnya sebanding dengan atlet dalam olahraga tradisional.
  3. Ada Aturan Mainnya
    Tidak hanya sekedar bermain game biasa, dalam kompetisi e-Sports tentunya ada beberapa aturan permainan yang harus dipatuhi oleh setiap pemainnya. Aturan ini kemudian diundangkan, jika ada pemain yang melanggar aturan tersebut, pihaknya siap memberikan sanksi kepada yang melanggar. Selain itu, peserta kompetisi e-Sports tidak diperbolehkan untuk menyontek atau menggunakan narkoba dalam kompetisi. Selain itu, berjabat tangan sebelum dan sesudah pertandingan juga kebiasaan yang terjadi dalam di arena e-Sports
  4. Kebutuhan Akan Strategi
    Pemain e-Sports juga membutuhkan strategi khusus untuk memenangkan permainan. Apalagi e-Sports melibatkan beberapa orang dalam satu tim, yang tentunya membutuhkan banyak usaha untuk menyusun strategi dan menjaga persatuan. Anehnya, menurut beberapa peneliti, e-Sports membutuhkan strategi yang lebih kompleks daripada catur.
  5. Perlu persiapan mental dan fisik
    Meski bermain game mungkin terlihat sederhana dan tidak melelahkan, nyatanya para pemain e-Sports juga perlu mempersiapkan mental dan fisik sebelum memulai permainan. Persiapan psikologis di sini meliputi mentalitas, konsentrasi, dan konsentrasi, yang merupakan tiga aspek yang dibutuhkan tim untuk memenangkan pertandingan. Pada saat yang sama, peningkatan tingkat stres akibat persaingan yang ketat juga dapat mempengaruhi sistem pernapasan, tekanan darah, dan detak jantung seseorang. Oleh karena itu selain mental, kesiapan fisik juga jadi salah satu faktor penting yang harus dijaga oleh para pemain olahraga e-Sports.

Sekarang kamu sudah mengerti bukan berbagai alasan mengapa e-Sports dapat dikatakan sebagai olahraga? Jadi, cabang e-Sports apa nih yang kalian suka?