Watching horror movie (pic by istockphoto.com)

Horor dan Thriller, kedua genre ini memiliki persamaan yang sama yaitu berisi cerita cerita atau film yang dapat membuat pembaca maupun penonton bergidik merinding. Lalu, manakah yang lebih seram antara kedua genre itu?

Sebelumnya, apa sih yang dimaksud dengan kedua genre itu dan apakah perbedaannya, Mari kita bahas.

Horor adalah genre yang berusaha untuk memancing emosi berupa ketakutan dan rasa ngeri dari penontonnya. Alur cerita mereka sering melibatkan tema-tema kematian, supranatural, atau penyakit mental. Banyak cerita atau film bergenre horor yang berpusat pada sebuah tokoh antagonis tertentu yang jahat.

Sedangkan, Thriller yang juga dikenal sebagai genre suspense atau suspense thriller , adalah genre film luas yang membangkitkan kegembiraan dan ketegangan di antara penonton. Unsur ketegangan yang ditemukan di sebagian besar plot film dieksploitasi secara khusus oleh pembuat film dalam genre ini. Ketegangan diciptakan dengan menunda apa yang penonton lihat sebagai hal yang tak terhindarkan, dan dibangun melalui situasi yang mengancam atau di mana pelarian tampaknya tidak mungkin.

Lalu, apakah perbedaan dari kedua genre diatas, Kita akan bahas dibawah ini.

  1. Tema Cerita
    Tema pada cerita ber-genre horror biasanya berkisar pada dunia supernatural, misalnya cerita hantu, mitos atau urban legend.
    Berbeda halnya dengan thriller. Tema cerita thriller biasanya seputar kehidupan yang lebih realistis, seperti kasus pembunuhan, dunia kriminal, misteri, mata-mata, atau bahkan teori konspirasi.
  2. Tokoh dari Cerita
    Biasanya, pada film bergenre horor tidak ada pertarungan antara pemeran protagonis dan antagonis. Yang ada hanyalah pertemuan dengan situasi yang berbeda, dan biasanya pemeran antagonis merupakan monster atau hantu. Berbeda dengan thriller, yang jelas bisa saja terdapat pertarungan dan pemeran antagonis yang merupakan manusia yang memiliki penyakit jiwa seperti psikopat, alter ego maupun gangguan jiwa.
  3. Tujuan Cerita
    Pada film horor bertujuan untuk menakuti penonton karena kejadian kejadian yang disuguhkan. Lain halnya dengan Thriller yang memberikan rasa ketegangan kepada penonton akibat dari adegan atau kejadian yang disuguhkan.
  4. Plot Cerita
    Film horor biasanya memiliki alur cerita yang mudah ditebak. Memiliki fokus utama pada masalah mengenai fenomena gaib, cara menghindari maupun melenyapkan hantu itu. Namun, pada film thriller, plotnya terdapat pada pembagunan atmosfer ketegangan yang ada pada alur cerita.

Nah, setelah membaca perbedaan dan pengertian dari kedua genre diatas, menurutmu manakah yang lebih seram? Horor atau Thriller?
Lalu, Film mana nih yang kalian suka dari kedua genre itu? Tulis di kolom komentar yaa.